Navigasi

Rabu, 02 Oktober 2013

Definisi Akuntansi dan Spesialisasi Akuntansi



A.   Definisi Akuntansi
Akuntansi adalah suatu seni tentang proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, pelaporan, dan penganalisaan atau penafsiran data keuanganan dari suatu organisasi atau lembaga usaha.
·         Pencatatan (Recording) => Jurnal
Pencatatan atas transaksi keuangan perusahaan kedalam dokumen-dokumen buku harian (jurnal dan buku-buku lain yang tersedia pada perusahaan dengan cermat dan kronologis).
·         Penggolongan (classifying) => Buku besar
Kegiatan menggolongkan transaksi keuangan perusahaan kedalam perkiraan-perkiraan buku besar dengan maksud agar  pengaruh transaksi keuangan terhadap perubahan harta, hutang, modal dapat diketahui dengan jelas.
·         Peringkasan (Sumarizing)  => Neraca saldo
Kegiatan untuk meringkas transaksi keuangan yang sedang digolongkan dan dicatat keperkiraan buku besar tersebut ke neraca saldo.
·         Pelaporan (Presenting) => Laporan keuangan
Kegiatan menyusun laporan keuangan yang terdiri dari laporan laba rugi, laporan perubahan modal/laba yang ditahan, neraca, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan.
·         Penafsiran (Interpreting)
Kegiatan menganalisa laporan keuangan perusahaan dari hasil analisa tersebut selanjutnya dapat mengambil langkah-langkah berikutnya.
B.    Bidang-bidang Akuntansi / spesialisasi Akuntansi
1. Akuntansi Keuangan ( Financial Accounting)
          Akuntansi yang bertujuan untuk menyajikan laporan keuangan untuk kepentingan intern maupun Ekstern.
2. Akuntansi Biaya ( Cost Accounting)
          Akuntansi yang sasaran kegiatannya adalah transaksi yang berhubungan dengan biaya dalam proses pembuatan produk.
3. Akuntansi Perpajakan ( Tax Accounting)
          Akuntansi yang berhubungan dengan penentuan objek menjadi beban perusahaan.
4. Akuntansi Anggaran (Budgetary accounting)
          Akuntansi yang kegiatannya berhubungan dengn pengukran dan pengolahan data koperasi keuangan yang sudah terjadi serta tafsiran kemungkinan yang akan terjadi untuk kepentingan penetapan rencana koperasi keuangan perusahaan dalam suatu periode tertentu. Akuntansi anggaran diperlukan untuk membandingkan kegiatan yang sebenarnya dengan yang diandalkan.
5. Akuntansi pemeriksaan (Auditing)
          Akuntansi yang kegiatannya menguji atau memeriksa kelayakan laporan keuangan yang dihasilkan.
6. Akuntansi Pemerintahan ( Govermental Accounting)
          Akuntansi yang berhubungan dengan pemeriksaan keuangan negara.

-      Apa bedanya peralatan & perlengkapan :
Perlengkapan ( Supplies) : seluruh perlengkapan yang dipakai demi kelancaran usaha yang sifatnya habis pakai. Contoh : kertas, karbon, materai, dll.
Peralatan (Equipment) : Sifatnya tidak cepat habis, jangka waktu penggunaannya lebih lama, merupakan alat-alat inti dan biasanya barang-barang yang berukuran besar. Contoh : Meja, komputer, dll.
-      Bunga yang dibayar dan bunga serta deviden yang diterima oleh lembaga keuangan biasanya diklasifikasikan sebagai arus kas kegiatan operasi, tetapi belum ada kesepakatan antara perusahaan mengenai klasifikasi arus kas.
-      Bunga yang dibayarkan dan bunga serta deviden yang diterima dapat diklasifikasikan  sebagai arus kas operasi karena mempengaruhi laba/rugi bersih.
-      Sebagai alternatif bunga yang dibayar dan bunga serta deviden yang diterim adapat diklasifikasikan masing-masing sebaga arus kas pedoman.
-      Akrual Basis
Untuk mencapai tujuanya laporan keuangan disusun atas dasar akrual, dengan dasar ini pengaruh transaksi dan peristiwa lain diakui pada saat kejadian (dan bukan pada saat kas /setara kas diterima/dibayar) dan dicatat dalam catatan akuntansi serta dilaporkan dalam laporan keuangan pada periode yang bersangkutan.